Buka jam 08.00 s/d jam 21.00 , Sabtu, Minggu & Hari Besar Tutup
Kunjungi terus web kami dan dapatkan info discound menarik Fast respon Call CS 085645171548 Kami siap antar sampai depan rumah Tersedia Berbagai jenis beras Putih, Merah, hitam, beras organik
Beranda » Artikel Terbaru » Jenis Padi Yang Paling Banyak Hasilnya

Jenis Padi Yang Paling Banyak Hasilnya

Diposting pada 10 Juni 2020 oleh backrojez | Dilihat: 281 kali

Jenis Padi Yang Paling Banyak Hasilnya, hasil panen yang maksimal adalah dambakan semua petani, untuk itu kita harus memahami mulai dari benih padi, cara perawatan, nutrisi dan letak geografis pertanian.

adapun jenis padi yang paling banyak hasilnya adalah

1. Benih padi IF16

Jenis Padi Yang Paling Banyak Hasilnya salah satunya adalah if16

Asosiasi Bank Benih dan Teknologi Tani Indonesia (AB2TI) kembali memperkenalkan varietas padi unggul IF (Indonesian Farmers) 16. Selain tahan hama penyakit seperti wereng batang cokelat, penggerak batang padi dan blast, varietas ini mempunyai produktivitas mencapai 12 ton/hektar (ha) gabah kering panen (GKP).

Ketua Umum AB2TI, Dwi Andreas Santosa mengatakan, varietas padi IF16 merupakan pengembangan lebih lanjut dari varietas padi IF8. Namun berbeda dengan IF8 yang rasa nasinya lebih cocok untuk masyarakat wilayah Sumatera karena pera, untuk varietas padi IF16 rasa nasinya pulen, sehingga cocok untuk masyarakat Jawa.

Keunggulan lainnya varietas IF16 dengan varietas lainnya, umurnya genjah (pendek) yakni hanya 90 hst (hari setelah tanam) atau 104 hss (hari setelah sebar) di musim gadu dan tahan terhadap hama penyakit, seperti penggerek batang padi, wereng batang cokelat dan blast.

“Keunggulan yang menonjol adalah produktivitasnya cukup tinggi. Hasil ubinan terakhir mencapai 12,2 ton gabah kering panen (GKP)/ha, bahkan April lalu saat uji coba pertama sebanyak 14,06 ton/ha GKP,” katanya di sela-sela panen padi IF16, di Widasari, Kabupaten Indramayu, Jawa Tengah.

Hasil ubinan hanya berasal dari 48 rumpun, seharusnya untuk luasan 2,5 m X 2,5 m jumlah rumpun yang ada untuk jarak tanam 30 cm X 30 cm sebanyak 64 rumpun. Dengan demikian potensi sesungguhnya dari benih padi IF16 sebesar 16,3 ton GKP per hektar.

Dwi mengakui, bahwa varietas padi IF16 merupakan keturunan dari IF8 yang disilangkan dengan varietas lokal dari Malang pada tanggal 14 Agustus 2014 di Sekretariat Nasional AB2TI. Penyilangan dilakukan juga antara IF8 dengan varietas lainnya. Setelah generasi keempat, 3.500 galur turunan disebar ke petani anggota AB2TI di 6 Kabupaten. Setelah melalui seleksi hingga 11 generasi, akhirnya didapatkan varietas IF16 yang hasilnya tertinggi dibanding galur lainnya.

Secara genetik varietas IF16 menurut Dwi Andreas sudah cukup stabil. Berdasarkan kriteria pemulia tanaman, jika sudah mengalami seleksi selama minimal 5 generasi galur tersebut sudah stabil. IF16 memiliki jumlah anakan rata-rata 28 dan bulirnya 160 – 200 per anakan, sehingga layak untuk dikembangkan.

“Jadi kemunculan IF16 ini bukan tiba-tiba. Bahkan melalui jejaring AB2TI, kami telah menyebarkan varietas ini ke belasan kabupaten,” ujar Dwi dalam siaran persnya, Rabu (21/8/2019).

Lahirnya IF16 sebenarnya berawal April 2019 lalu saat diselenggarakan Festival Padi di Indramayu. Sebelum kegiatan itu AB2TI mengundang jejaring di seluruh Indonesia untuk mengirimkan benih lokal unggul dari daerahnya masing-masing. Saat itu terkumpul 360 varietas yang diperkenalkan. Namun setelah dilakukan seleksi, terutama kemiripan antar varietas tersebut, dipilih 90 varietas yang diuji melalui nandur bareng.

Dwi mengungkapkan, ke-90 varietas itu lalu ditanam bersamaan di satu lokasi dan dipanen saat Festival Padi 2019 tanggal 28 30 April 2019. Dari 90 varietas tersebut ada tiga varietas unggul yang didapatkan dan kemudian diberinama IF16 dengan produktivitas 14,06 ton/ha, IF17 sebesar 10 ton/ha dan IF18 sebanyak 9 ton/ha.

“Karena IF16 menjadi varietas yang paling tinggi produktivitasnya, kemudian petani jejaring AB2TI di Indramayu menanam kembali varietas tersebut,” ujarnya.

Menurut Dwi, bukan hanya petani AB2TI di Indramayu saja yang tertarik menanam varietas IF16, tapi petani sekitar lainnya. Bagi petani lain, varietas IF16 dikenal dengan sebutan Ciherang Tuban karena merupakan hasil seleksi dari Tuban.

“Dari hasil pertanaman di desa Kalensari, kecamatan Widasari menjadi pelajaran kita semua, varietas tersebut bisa dikembangkan lebih lanjut,” katanya.

Aryanto, dari Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat saat panen IF16 juga mengakui, keunggulan varietas tersebut. Meski jumlah rumpun IF16 dalam satu ubinan hanya 48, ternyata produktivitasnya lebih tinggi dibandingkan dengan Inpari 32 yang mempunyai rumpun hingga 60. “Dari hasil ubinan produktivitas IF16 mencapai 12 ton/ha, padahal rata-rata di Jawa Barat hanya 5,8 ton/ha,” katanya.

Tim dari Pusat Perlindungan Varietas Tanaman, Kementerian Pertanian juga mengunjungi lokasi penanaman IF16 pada tanggal 14 Agustus 2019 dan menyatakan kekagumannya terhadap IF16. Prof. Erizal Jamal, Kepala Pusat PVT setelah merima laporan tim yang berkunjung menyatakan kami takjub dengan hasilnya, luar biasa.

2. Benih Padi IF 8

Benih padi unggul. Tahan penyakit dan hama. Umur 110 hst. hasil panen yang memuaskan. 13-15 ton per ha. Padi genjah dan hasil melimpah sangat menguntungkan buat petani. Umur tanaman : sistem pindah tanam 85 hari & sistem TABELA 95 hari Bentuk tanaman : tegak Tinggi tanaman : 70-80 cm Anakan produktif : 20-25 batang Warna kaki : hijau Warna batang : hijau Warna daun telinga : putih Warna lidah daun : putih Warna daun : hijau Posisi daun : tegak Daun bendera : tegak Bentuk gabah : panjang agak oval gemuk Warna gabah : kuning bersih Kerontokan : sedang Kerebahan : sedang Tekstur nasi : pulen Bobot 1000 butir gabah : 30-33 g Rataan hasil : 13 – 15 ton/ha Ketahanan terhadap hama

3. Benih Padi m400

Jenis Padi Yang Paling Banyak Hasilnya m400

Deskripsi Benih Padi Unggul M400

Spesifikasi Padi M400

Umur : 90 hari setelah tanam
Potensi hasil : 11 Ton / hektar
Rata-rata Hasil : 8,8 ton / hektar
Jumlah bulir : 280-400 bulir per malai
Rebah : tahan kerebahan
Ketahanan : Tahan wereng dan jamur

4. Benih Padi Cbagasari

Jenis Padi Yang Paling Banyak Hasilnya salah satunya benih padi cbagasari

Deskripsi Benih Padi Cbagasasi Umur Pendek

Benih Padi Cbagasasi
Kemasan 5 kg

Cbagasasi
Umur 95-100 hss/75-80 hst
Anakan 20-30/rumpun
Gabah panjan
Tingi 110 cm
Pontensi 9-11 ton/ht
Toleran kekurangan air
/malai 200-250

5. Benih Padi Siam Siam

Deskripsi

Padi Siam2
Umur 85hst
Tinggi 80-90cm
Malai 350-600 bulir
Anakan 20-35/rumpun
Potensi 13 ton
RatA2 9-10 ton
Nasi pulen aromatic
Tahan penyakit wereng Dan kresek.

Bagikan informasi tentang Jenis Padi Yang Paling Banyak Hasilnya kepada teman atau kerabat Anda.

Jenis Padi Yang Paling Banyak Hasilnya | j-rice.id | 0812.1494.7225

2 komentar untuk Jenis Padi Yang Paling Banyak Hasilnya

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
OFF 9%
QUICK ORDER
Beras Pandan Wangi

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 31.000 Rp 34.000
Ready Stock
Rp 31.000 Rp 34.000
Ready Stock
QUICK ORDER
Tropiko

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

*Harga Hubungi CS
Ready Stock
*Harga Hubungi CS
Ready Stock
QUICK ORDER
Jual Beras Organik Di Surabaya

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

*Harga Hubungi CS
Ready Stock
*Harga Hubungi CS
Ready Stock
SIDEBAR

Alamat Kantor

Alamat Kantor :

Graha Indah Paciran Blok E4-No 7

Dsn Tepanas RT 02 RW 03 Ds. Kranji Kec. Paciran

Lamongan- Jatim

62264

TLP 0856 4517 1548

WA 0812 1494 7225