Buka jam 08.00 s/d jam 21.00 , Sabtu, Minggu & Hari Besar Tutup
Kunjungi terus web kami dan dapatkan info discound menarik Fast respon Call CS 085645171548 Kami siap antar sampai depan rumah Tersedia Berbagai jenis beras Putih, Merah, hitam, beras organik
Beranda » Artikel Terbaru » Urban Farming Terpadu Di Jakarta

Urban Farming Terpadu Di Jakarta

Diposting pada 11 Oktober 2020 oleh backrojez | Dilihat: 44 kali

assalamualaikum sahabat j-rice. setiap tahun lahan pertanian kian meruncing, akibat beberapa faktor mulai dari di buat cluster perumahan, pabrik, industri, pertokoan, perkantoran dll. artinya lahan pertanian berubah menjadi lahan pekarangan

apalagi di kota kota besar, mentan saat ini mendorong jakarta untuk membuat urban farming terbadu

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengunjungi sawah abadi milik Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta di Kawasan Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (10/10/2020). Dalam tinjauan ini, Mentan berharap Pemprov DKI terus mempertahankan sawah abadi dari derasnya pembangunan kota dan alih fungsi.

“Karena itu, ke depan pilihan komoditinya jangan hanya padi. Akan tetapi petani didorong menanam sayur, jagung dan komoditas yang lain. Nah ini harus ada bibit yang bagus, agar hasilnya juga bisa dirasakan masyarakat,” katanya.

Menurut Mentan dirinya mrmberi apresiasi masih bertahannya lahan di tengah perkotaan Jakarta, bahkan menurutnya pertanian kota memiliki potensi besar untuk berakselerasi, sebab urban farmin atau pertanian di perkotaan hanya memerlukan sentuhan mekanisasi dengan dukungan benih dan bibit berkualitas, serta asupan pupuk yang cukup.

“Intinya kalau kemaren pertanian hanya ada di desa. Maka sekarang kita perkuat pertanian di kota,” katanya.

Mentan mengaku akan membangun koordinasi dengan semua pihak, termasuk dengan pemerintah provinsi. Langkah ini perlu dilakukan untuk menyediakan kebutuhan pangan bagi masyarakat Jakarta.

“Sekarang itu yang harus menyiapkan lahannya adalah Pak Gubernur. Yang menyiapkan petaninya adalah Pak Walikota. Kemudian yang siapkan programnya adalah Kementan. Jadi kita harus duduk bersama-sama,” katanya.

Pertanian perkotaan saat ini sangat potensial ditengah pandemi, menurut Mentan pemanfaatan pekarangan dan sisi bantaran sungai dapat dimanfaatkan. Bahkan setiap keluarga pun dapat memenuhi pangan sendiri, dan menghasilkan pendapatan.

“Kementan punya Program Pekarangan Lestari atau P2L, dan ini sangat cocok bagi masyarakat Jakarta. Setidaknya kajian kami bisa menghasilkan 500 ribu per bulan. Ini menjanjikan bagi ekonomi rakyat,” jelas Mentan.

Kepala Bidang Pertanian pada Dinas KPKP DKI Jakarta Mujiati menyampaikan terimakasih atas perhatian dan dukungan Menteri Pertanian terhadap area tanam DKI Jakarta. Menurut dia, lahan pertanian sawah abadi mencapai 5.45 hektare, dengan area yang sudah ditanami sekitar 3 hektare.

“Sedangkan luas lahan sawah di Kebun Ujung Menteng mencapai 3 hektare dengan area yang ditanami sekitar 1,7 hektare,” tutupnya.

sumber: tabloid sinartani

Bagikan informasi tentang Urban Farming Terpadu Di Jakarta kepada teman atau kerabat Anda.

Urban Farming Terpadu Di Jakarta | j-rice.id | 0812.1494.7225

Belum ada komentar untuk Urban Farming Terpadu Di Jakarta

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
QUICK ORDER
Benih Padi Padjajaran Agritan

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

*Harga Hubungi CS
Ready Stock
*Harga Hubungi CS
Ready Stock
QUICK ORDER
Benih Padi Cilosari

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

*Harga Hubungi CS
Ready Stock
*Harga Hubungi CS
Ready Stock
QUICK ORDER
Benih Padi Sertani 13a

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

*Harga Hubungi CS
Ready Stock
*Harga Hubungi CS
Ready Stock
SIDEBAR

Alamat Kantor

Alamat Kantor :

Graha Indah Paciran Blok E4-No 7

Dsn Tepanas RT 02 RW 03 Ds. Kranji Kec. Paciran

Lamongan- Jatim

62264

TLP 0856 4517 1548

WA 0812 1494 7225