Buka jam 08.00 s/d jam 21.00 , Sabtu, Minggu & Hari Besar Tutup
Kunjungi terus web kami dan dapatkan info discound menarik Fast respon Call CS 085645171548 Kami siap antar sampai depan rumah Tersedia Berbagai jenis beras Putih, Merah, hitam, beras organik
Beranda » Artikel Terbaru » Slamet Priyanto Petani Mudah Sukses, Panen 12 Ton Per Hektar

Slamet Priyanto Petani Mudah Sukses, Panen 12 Ton Per Hektar

Diposting pada 6 Mei 2019 oleh backrojez | Dilihat: 1.867 kali

Halo sahabat j-rice, tak terasa kita sudah di bulan ramadhan di hari pertama ya. Semoga puasanya lancar, aminnn

 

Alhamdulillah saya ucapkan terimakasih banyak buat para pelanggan setia yang membeli produk dari j-rice baik benih padi, beras, beras organik dll.

 

Untuk menginspirasi bagi banyak orang kali ini saya akan share tentang kisah sukses petani ya.

Banyak orang menganggap sebelah mata profesi petani. Namun tidak banyak tahu jika menghasilkan hasilnya luar biasa

Seperti Slamet Priyanto

Simak kisah suksesnya

Slamet Priyanto

Menjadi petani sukses merupakan mimpi Slamet Priyanto sejak kecil. Maka sejak duduk di bangku SMP, dia rajin membantu mengerjakan lahan milik orang tuanya.

Dipelajarinya cara budidaya berbagai komoditas, mulai dari olah lahan, pemeliharaan, hingga pasca panen. Desa Cangkring, Kecamatan Plumpang, tempat kelahirannya, memang dikenal sebagai salah satu desa yang menjadi sentra pertanian di Kabupaten Tuban. Mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani.

Keputusan mengambil Jurusan Teknik Pertanian Universitas Brawijaya setelah lulus SMA, menuai konflik dengan bapaknya.

Sebab bapaknya menghendaki agar Slamet Priyanto mengambil teknik industri atau teknik mesin. “Menurut Bapak, dua jurusan itu lebih menjanjikan untuk mendapatkan pekerjaan kantoran dengan gaji besar.

Tapi saya nekat mengambil jurusan yang menjadi minat saya sejak kecil,” kenangnya.

Menentang keputusan orang tua dalam memilih bidang studi yang dipilih, membawa beban buat anak muda yang akrab dipanggil Yanto ini.

Dia harus menyelesaikan pendidikan S1 secepat mungkin, dan segera membuktikan kepada bapaknya, bahwa pilihannya tidak salah.

Setelah diwisuda sebagai sarjana pertanian tahun 2012, Yanto langsung pulang ke desanya untuk bergulat dengan lumpur sawah, menjadi petani. “Tahun 2013 saya mulai total menjadi petani dan menggarap lahan sendiri, tanpa bantuan orang tua,” ungkap anak dari Jinawan dan Muramsi ini.

Ilmu pertanian yang dipelajarinya sangat menunjang profesi yang ditekuni Yanto. Hasil panen beberapa komoditas di lahannya meningkat.

Dia menerapkan tanam bergilir atau rotasi tanam dengan pola padi-padi-hortikultura. “Rotasi tanam bertujuan untuk mengurangi intensitas serangan hama dan penyakit, serta mampu membentuk ekosistem mikro yang stabil,” jelasnya.

Hortukultura yang ditanam di lahannya ada beberapa macam, di antaranya adalah melon, semangka dan bawang merah.

Yanto tidak pelit ilmu, keberhasilan panen di lahannya ditularkan pada petani lain di desanya.

Dia pun berbagi ilmu, utamanya mengenai pemupukan dan pengendalian hama maupun penyakit. “Teman-teman petani di sini sudah memahami pentingnya pemupukan berimbang. Dengan pemupukan berimbang, panen bisa meningkat signifikan.

Untuk padi misalnya, bisa panen 10 ton per hektar merupakan hal yang lumrah. Bahkan ada yang panen 11,5 hingga 12 ton per hektar,” jelasnya.

Anak pertama dari tiga bersaudara ini mengakui, rata-rata tingkat pendidikan masyarakat di desanya tidak begitu tinggi.

Dari semua teman seangkatan yang sarjana hanya dua orang, dia salah satunya. Yang terjun menjadi petani bisa dihitung dengan jari, sebagian besar mencari kehidupan di kota.

“Menurunnya minat masyarakat untuk menjadi petani, justru menjadi peluang usaha buat saya. Kemungkinan berhasilnya lebih besar karena pesaing tidak banyak,” katanya.

Konsistensinya dalam menekuni usaha pertanian tidak sia-sia. Selain bertani, Yanto mengembangkan usaha dengan menjadi pengepul gabah dan membuka kios pertanian.

Dari usahanya tersebut dia bisa membangun rumah, dan membeli mobil. “Bapak yang dulu menentang keputusan saya, akhirnya bangga dengan profesi yang saya geluti,” ucapnya tanpa nada jumawa. (Made Wirya)

Bagikan informasi tentang Slamet Priyanto Petani Mudah Sukses, Panen 12 Ton Per Hektar kepada teman atau kerabat Anda.

Slamet Priyanto Petani Mudah Sukses, Panen 12 Ton Per Hektar | j-rice.id | 0812.1494.7225

Belum ada komentar untuk Slamet Priyanto Petani Mudah Sukses, Panen 12 Ton Per Hektar

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
OFF 50%
QUICK ORDER
Jasa Alat Pemanen Padi

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 250.000 Rp 500.000
Ready Stock
Rp 250.000 Rp 500.000
Ready Stock
QUICK ORDER
Benih Padi C.Bagasari

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

*Harga Hubungi CS
Ready Stock
*Harga Hubungi CS
Ready Stock
OFF 12%
QUICK ORDER
Benih Padi Wai Apo Buru

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 75.000 Rp 85.000
Ready Stock
Rp 75.000 Rp 85.000
Ready Stock
SIDEBAR

Alamat Kantor

Alamat Kantor :

Graha Indah Paciran Blok E4-No 7

Dsn Tepanas RT 02 RW 03 Ds. Kranji Kec. Paciran

Lamongan- Jatim

62264

TLP 0856 4517 1548

WA 0812 1494 7225