Buka jam 08.00 s/d jam 21.00 , Sabtu, Minggu & Hari Besar Tutup
Kunjungi terus web kami dan dapatkan info discound menarik Fast respon Call CS 085645171548 Kami siap antar sampai depan rumah Tersedia Berbagai jenis beras Putih, Merah, hitam, beras organik
Beranda » Artikel Terbaru » Pradita Aditya, Kisah Sukses Juragan Besi

Pradita Aditya, Kisah Sukses Juragan Besi

Diposting pada 27 Juli 2017 oleh backrojez | Dilihat: 2.448 kali

Senja, Matahari cahayanya memerah, hari berangsur gelap, Kudapati Inbox Whatsapp, Dari Juragan Besi, “saya sudah di Viena” salah satu coffe paling Hit di pantura, persis di tenggara Terminal tunggul Paciran. Seperti pada obrolan sebelumnya, ini bertanda berkumpul, berdiskusi kecil kecilan.

Saya sempatkan untuk sholat Magrib, setelahnya bergegas merapat. Kayaknya saya telat, di coffe ada dua pria berdandan rapi lagi ngobrol asyik, saya mendekat, saya hanya kenal 1 diantara mereka adit namanya. Keliahatanya mereka sangat akrab, bukan sekedar teman kampus biasa, terlihat obrolan mereka serius.

Saya pun nimbrung diantara keseriusan mereka, obrolan kita di awali dengan perkenalan. Saya akhirnya tahu bahwa lawan bicara adit adalah andik namanya, dia adalah teman SMA dan teman kampus di Unair, Obrolan mereka nyambung, bahkan andik adalah salah satu teman yang bisa mengimbangi obrolan adit.

Oh ia, andik saat ini berprofesi sebagai Logo Desainer, Viena Coffe adalah salah satu karyanya. Terbilang sukses, perbulan profit puluhan juta.

Kami terlibat obrolan seru membahas bisnis, saya nanya ke adit, “mas adit bagaimana ceritanya kok bisa sesukses ini padahal masih mudah”

Dia pun bercerita.

Waktu SMP, saya sudah berbisnis mas. Waktu itu di daerah paciran lagi trend celana ¾. Mengetahui hal itu saya kroscek harga di pasar, Dan di tepi jalan yang jualan celana ¾. Waktu itu harga kisaran 30-40 ribu. Mengetahui hal tersebut, saya langsung kroscek harga ke Pasar kapasan surabaya yang tidak Jauh dari Kos, Kebetulan saya sekolah smp di surabaya utara mas, dan tempat tinggal saya tidak jauh dari pasar kapasan.

Waktu pulang sekolah saya sempatkan mampir ke pasar kapasan, saya cari cari celana ¾ sambil muter muter mas, eh akhirnya nemu juga, ternyata harga celananya cuman 15 ribu tapi harus beli 3 mas.

Mengetahui hal itu saya bilang ke orang tua, akhirnya orang tua meng iakan. Saya bagian kulak, orang tua bagian jualin mas, namanya lagi tern usaha tersebut rame mas. Setiap minggu saya belanja dan ibu bagian jualin begitu seterunya,

Hingga akhirnya tren celana ¾ itu menurun, dan usaha tersebut saya tutup.

Waktu SMA pun saya sempat jualan jus di depan indomart blimbing namun tak lama kemudian usaha tersebut juga tutup mas..

“masih Kecil Niat Bisnisnya luar Biasa ya mas” celetuk saya.

Mas adit pun melanjutkan bercerita,

Waktu kuliah Pun saya sempat Bebisinis barang bekas. Usaha tersebut saya jalani di sela sela kuliah.

Dan akhirnya bangkrut, karena saya di tipu kolega saya senilai 69 jt. Angka yang fantasting untuk orang seusia saya mas. Katanya

 

Saya menyela berbincanganyya. “mas adit, apa yang mendorong mas adit berbisnis, padahal seusia itu banyak orang sibuk kuliah dan senang senang, setelah tertipu apa gak jerah berbisnis lagi”

Mas adit pun melanjutkan cerita.

Saya berbisnis itu karena kebutuhan mas, saya dari keluarga biasa orang tua saya seorang nelayan mas, namun beliau sangat berharap anaknya berhasil.

Setelah saya tertipu, saya bilang keorang tua, “buk, uang yang di bawah temenku itu, nanti saya ganti, entah tidak tau kapan, insyaallah saya ganti” itu kata kata saya keorang tua mas.

Selang beberapa tahun saya mendirikan bisnis duta merpati, bergerak di bidang besi, bisnis ini berawal dari orang tua membeli pipa besi, saya mengajukan pertanyaan ke bapak saya mas “ pak harga pipa disini berapaan, 15 ribu dit” itu di surabaya cuman 7000 pak.

Itu sepenggal cerita awal mula berbisnis besi mas, dengan modal pinjam dari salah satu bank swasta, senilai 25 jt.

Awal kali buka omset cuman 26 ribu, saya pusing mas, bagaimana bisa meng angsur bulanan ke bank.

Seiring berjalannya waktu usaha saya berkembang, hingga akhirnya saya memiliki beberapa outlet, dan berkembang ke bisnis duta baut, duta plastik, viena coffe, dan viennawoodwork

Dan saya akan membuka bisnis baru lagi, tunggu kabar baiknya ya,,,

 

“mas apa yang menjadi kan kunci hingga sukses seperti sekarang”

Pertama, selalu update kualitas diri dengan cara terus belajar, miliki kedisiplinan tinggi,good karakter seorang pebisnis harus memiliki karakter yang baik, menjalin hubungan yang baik dengan cutomer dan tetangga sekitar ini dampaknya luar biasa mas. Masnya pilih mana jika beli di pasar milih yang penjualnya cemberutan apa yang senyum hayooo.. itu contoh sederhana. Selanjutnya suka  sedekah dengan menyengajakan diri bersedekah, banyak pengalaman hebat saya ketika bersedekah bahkan rizky di lipat gandakan dalam hitungan menit mas. Ini adalah hal yang serius.

Foto Pradita Aditya.

Foto Pradita Aditya.

 

 

Foto Pradita Aditya.

Foto Pradita Aditya.

Bagikan informasi tentang Pradita Aditya, Kisah Sukses Juragan Besi kepada teman atau kerabat Anda.

Pradita Aditya, Kisah Sukses Juragan Besi | j-rice.id | 0812.1494.7225

Belum ada komentar untuk Pradita Aditya, Kisah Sukses Juragan Besi

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
QUICK ORDER
Bintang 5 Orderan Shopee

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

*Harga Hubungi CS
Ready Stock
*Harga Hubungi CS
Ready Stock
OFF 31%
QUICK ORDER
Beras Diabetes

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Beras Diabetes Organik Rp 31.000 Rp 45.000
Ready Stock
Rp 31.000 Rp 45.000
Ready Stock
QUICK ORDER
Benih Padi Intani 301

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

*Harga Hubungi CS
Ready Stock
*Harga Hubungi CS
Ready Stock
SIDEBAR

Alamat Kantor

Alamat Kantor :

Graha Indah Paciran Blok E4-No 7

Dsn Tepanas RT 02 RW 03 Ds. Kranji Kec. Paciran

Lamongan- Jatim

62264

TLP 0856 4517 1548

WA 0812 1494 7225